Ariel Peterpan: 2010 Tahun Terkelam

Ariel Peterpan: 2010 Tahun TerkelamBandung (ANTARA News) – Terdakwa kasus video porno Nazriel Irham atau Ariel Peterpan menyatakan tahun 2010 merupakan tahun terkelam dan terpahit yang harus ia jalani dalam perjalanan hidupnya.

“Tahun baru ini yang pastinya dirayain di rutan lah,” kata Ariel Peterpan saat ditemui wartawan di dalam sel tahanan sementara Gedung Pengadilan Negeri (PN) Bandung di Bandung, Senin.

Ketika ditanyakan tentang perayaan tahun baru terindah kepada dirinya, kekasih Luna Maya ini menjawab dengan senyum.

“Nggak ada yang spesial, setiap merayakan tahun baru biasa saja tidak ada perayaan khusus,” kata Ariel.

Meskipun tahun 2010 merupakan tahun terkelam bagi Ariel Peterpan, dirinya tetap berharap permasalahan hukum yang dijalani bisa cepat selesai.

“Mudah-mudah tahun depan cepat selesai masalahnya,” kata Ariel yang mengenakan kemeja hitam tangan panjang.

Ia mengatakan, walaupun berada di dalam rutan, dia mengaku, dirinya tetap mengikuti perkembangan Timnas Indonesia di ajang piala AFF 2010.

“Indonesia kalah 3-0 dari Malaysia. Saya nonton semalam dengan teman-teman di Rutan. Awalnya semangat, tapi ketika timnas kalah saya jadi lemas,” katanya.

Ariel menduga, kekalahan Timnas Indonesia pada leg I final Piala AFF tersebut karena kurangnya konsentrasi para pemain dan kecurangan Timnas Malaysia yang menyorotkan laser ke arah pemain Indonesia.

“Konsentrasi pecah, gara-gara laser. Saya kira pemain kita masih emosi jadi mainnya nggak stabil,” katanya.
(ASJ/B010)

View the original article here

Advertisements

Ariel Masuk Daftar 50 Penyanyi Terbaik Indonesia

Jakarta (ANTARA News) – Nazriel Irham atau yang dikenal sebagai Ariel Peterpan masuk dalam daftar 50 penyanyi terbaik Indonesia versi  Majalah musik Rolling Stones Indonesia.
“Yang kita masukkan adalah penyanyi tahun 70-80′ an dan yang termuda adalah Ariel,” kata Adib Hidayat managing Director Majalah Rolling Stones Indonesia dalam jumpa pers di Rolling Stones Cafe kawasan Ampera, Jakarta.

Adib mengatakan bahwa kriteria pemilihan 50 penyanyi terbaik  adalah mereka yang memberi inspirasi bagi generasi berikutnya dan memiliki karakter vokal, selain  artis itu sudah banyak “follower-nya”.

“Mengenai Ariel kami tak memandang apa yang sedang menimpanya. Kami menilai suara dan karakternya,” kata Adib.

Anggun C Sasmi dan Daniel Sahuleka tak masuk kategori tersebut karena mereka bukan warga negara Indonesia.

“Tim penyeleksi terdiri dari voters dan tim kategorisasi,” tuturnya.  Prosesnya, lanjut Adib,  para penyanyi, misalnya  Anji Drive, diminta untuk menyebutkan 10 nama penyanyi yang paling diidolakan.

Dari jawaban itu pihaknya membuat tabulasi data hingga hasilnya muncul nama-nama tersebut.

Dalam acara itu digelar juga peluncuran cafe Rolling Stones Indonesia yang menurut operational director Hendy Suryadi,  cafe tersebut merupakan yang kedua di dunia setelah Jepang.

“Kami cukup bangga Indonesia bisa mendapat lisensi bisnis kafe ini atas ijin dari majalah Rolling Stones Amerika,” ujarnya.  
(yud/A038/BRT)

View the original article here