Crop Circle dan Misteri Jejak UFO

Sumber: www.AnneAhira.com

Belum lagi terjawab mengenai keberadaan UFO di bumi ini, kini sudah muncul misteri yang menjadi fenomena lain, Crof Circle (lingkaran tanaman). Ya, sebuah lingkaran simetris dengan beragam pola artistik yang muncul di area persawahan yang siap dipanen ini sontak mengggerkan warga sekitar. Lantas, yang jadi pertanyaan, benarkah Crop Circle ini merupakan wujud dari jejak UFO yang selama ini masih menjadi misteri?

Awalnya, keberadaan Crop Circle sering ditemui di Inggris, tepatnya di daerah Silburry Hill, Wiltshire, Inggris, sekitar 1970an. Konon, di tempat yang sebagian besar wilayahnya merupakan ladang gandum ini, setidaknya pernah ditemukan 12 titik yang digunakan “alien” untuk mendaratkan pesawatnya. Titik-titik yang menjadi jejak UFO ini kemudian disebut dengan Crop Circle.

Kemunculan Crop Circle di Inggris

Penemuan Crop Circle di Inggris ini memunculkan berbagai dugaan terkait pola misterius itu. Masyarakat di sana beranggapan bahwa hanya makhluk pintar (alien) yang mampu membuat pola lingkaran simetris yang begitu indah di atas lahan sangat luas. Tidak mungkin ada manusia yang mampu membuat pola sedemikian indah dan rapi seperti terlihat dari Crop Circle yang mereka temukan. Mereka menyebut bahwa Crop Circle adalah jejak UFO.

Namun, dugaan masyarakat sekitar tidak lantas diterima oleh semua kalangan, terlebih oleh para cerealogis –sebutan untuk peneliti fenomena Crop Circle- yang memang mengkhususkan diri mereka bekerja di “lahan” misterius ini. Perlu dilakukan berbagai macam penelitian untuk mengidentifikasi kebenaran “jejak UFO” yang masyarakat sebutkan tadi.

Berbagai penelitian yang dilakukan para cerealogis ini sama sekali tidak menemukan bukti bahwa pola lingkaran tanaman di atas ladang gandum tersebut sebagai jejak UFO. Yang ada, mereka malah menemukan jejak-jejak kaki manusia yang dianggap sebagai pembuat pola itu.

Akhirnya, pada 1991, dua orang pria Inggris, Doug Bower dan Dave Chorley, mengungkapkan bahwa mereka sering membuat pola yang dianggap sebagai jejak UFO itu sejak 1970-an. Mereka membuatnya menggunakan tali yang diputar pada tiang sebagai pusat lingkaran dan menganggapnya sebagai sebuah kreasi seni.

Kemunculan Crop Circle di Indonesia

Kemunculan Crop Circle di Indonesia tidak kalah menggemparkan dengan kejadian yang terjadi di Inggris. Bagaimana tidak, kemunculannya di Indonesia merupakan kemunculan pertama di sepanjang sejarah negeri ini. Pola lingkaran artistik dengan diameter 60 meter yang tergambar di atas persawahan daerah Berbah, Sleman, ini dianggap sebagian masyarakat –yang masih percaya klenik– sebagai jejak pesawat luar angkasa atau UFO.

Namun, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional dengan tegas menyatakan bahwa pola lingkaran tanaman yang terlihat di Sleman itu bukanlah jejak UFO, melainkan buatan manusia. Terbukti dengan ditemukannya jejak kaki manusia di sekitar lingkaran tersebut.

Meski anggapan tentang jejak UFO berbentuk Crop Circle tersebut telah ditepis banyak pihak, sepertinya, misteri keberadaan UFO itu sendiri masih belum bisa terungkap sampai saat ini.

Comments are closed.

%d bloggers like this: