Kerajinan Wayang Kulit di Ngawi Tetap Bertahan

Kerajinan Wayang Kulit di Ngawi Tetap BertahanNgawi (ANTARA News) – Kerajinan wayang berbahan dasar dari kulit hewan sapi dan kambing di Desa Dumplengan, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, tetap bertahan, meski minat masyarakat terhadap kesenian tradisonal tersebut makin merosot.

Namun, merosotnya minat masayarkat terlebih generasi muda terhadap kesenian tradisonal wayang tersebut, tidak menurunkan semangat salah seorang perajin wayang kulit, Suwito, warga Desa Dumplengan, untuk terus memproduksi wayang kulit ini.


“Saya menekuni pekerjaan ini sudah sejak dari tahun 1980-an. Dan hingga sekarang masih berjalan, meski pesanan sudah tidak seramai dulu,” ujar Suwito, Senin.


Menurut Suwito, wayang kulit diciptakan berdasarkan cerita saat kejayaan Kerajaan Majapahit yang melakonkan cerita Ramayana dan Mahabarata. Berangkat dari nilai sejarah yang sangat tinggi tersebut, Suwito ingin melestarikan budaya wayang kulit, yang dewasa ini pamornya semakin meredup.


Suwito menekuni usaha pembuatan wayang kulit itu di rumahnya.Lelaki tua itu menekuni pekerjaannya meskipun pesanan yang datang makin menurun.


View the original article here

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: