Kampus Harus Jadi Taman Pengetahuan

Kampus Harus Jadi Taman Pengetahuan
Ilustrasi. (ANTARA/Hasan Sakri Ghozali/ED/pd)Yogyakarta, (ANTARA News) – Kampus harus dijadikan taman pengetahuan, bukan tempat doktrin, agar terbebas dari berbagai bentuk kekerasan, kata peneliti Pusat Studi Hak Asasi Manusia Universitas Islam Indonesia Yogyakarta Eko Prasetyo.

“Untuk itu, kampus harus mendorong optimalisasi perpustakaan, jika perlu mahasiswa dipaksa untuk masuk ke perpustakaan, karena itulah taman pengetahuan,” katanya pada seminar Mahasiswa Islam dan Gerakan Antikekerasan di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Sabtu.


View the original article here

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: