Media Malaysia Tertarik Sejarah Kerajaan Gowa

Makassar (ANTARA News) – Rombongan jurnalis dari Malaysia yang melakukan perjalanan wisata di Makassar tertarik dengan kisah sejarah raja-raja di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu.

Deputy News Editor TV3 Malaysia, Kamaruddin Mape di sela-sela kunjungannya mengaku tertarik dengan silsilah raja-raja di Gowa yang hingga saat ini masih terus dikenang oleh masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel).

“Adanya hubungan garis keturunan langsung raja Gowa dengan petinggi di kerajaan Malaysia yang menjadi daya tarik jurnalis Malaysia berkunjung ke Sulawesi Selatan,” kata dia.

Kamaruddin yang mengaku asli keturunan suku Bugis ini, mengaku memiliki banyak keluarga yang menetap di Makassar, bahkan salah satu kerabatnya yang pernah menjabat sebagai legislator tingkat provinsi utusan dari partai Golkar Sulsel memiliki hubungan kedaerahan yang sangat kental.

“Orang tua saya memiliki silsilah dari Kabupaten Bone, Sulsel. Jadi wajar kalau saya tertarik menggali budaya yang ada disini,” ujar dia.

Jurnalis Utusan Malaysia, Azran Fitri Abdul Rahim juga mengatakan hal yang sama, mereka tertarik dengan budaya Bugis-Makassar karena adanya hubungan kebudayaan antara kedua daerah ini, sehingga dia mengaku media di Malaysia sebaiknya mencoba menggali hubungan kebudayaan yang ada di wilayah Sulsel.

Dalam kunjungan jurnalis Malaysia di Makassar, tarian menyambut tamu “pakkarena” yang diiringi dengan lagu-lagu tradisional Makassar `Ati Raja` cukup menghibur dan sangat dinikmati tamu asal Malaysia itu.

Kedatangan 12 jurnalis Malaysia seperti jurnalis TV1, TV2, TV3, Majalah Kosmo, Santai Travel Magazine, Jalan-Jalan Travel Magazine, The Star Daily dan sejumlah media lainnya ke kota Makassar mendapat sambutan hangat dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Makassar, Disbudpar Gowa, Disbudpar Maros, Trans Studio dan Lingkar Penulis Pariwisata (LPP) Makassar.

Mereka menyambut kedatangan fam trip jurnalis Malaysia itu Istana Balla Lompoa, Sungguminasa, Gowa, Sulsel yang selama ini menyimpan berbagai macam benda-benda pusaka yang menjadi daya tarik wisatawan lokal maupun mancanegara.

Meskipun kondisi istana Balla Lompoa masih dalam tahap perbaikan fasilitas dan prasarana namun hal ini tidak menyurutkan niat jurnalis asal Malaysia ini mengunjungi objek wisata di daerah ini.

Mereka juga mengunjungi makam raja-raja Gowa yang terletak di perbatasan Makassar – Gowa yang menunjukkan adanya silsilah keturunan masyarakat Malaysia dengan warga di kabupaten Gowa, Sulsel.  (HK/K004)

View the original article here

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: