Musisi Waykanan Aransemen Ulang “Garuda Di Dadaku”

Musisi Waykanan Aransemen Ulang Garuda Di DadakuWaykanan (ANTARA News) – Musisi Kabupaten Waykanan, Provinsi Lampung, mengaransemen ulang lagu “Garuda Di Dadaku (GDD) dengan versi campursari untuk dipentaskan pada akhir tahun sekaligus untuk mendukung perjuangan tim nasional sepakbola Indonesia melawan tim Malaysia.

“Malam tahun baru nanti lagu yang memiliki nafas nasionalisme harus berkumandang, dan GDD saat ini menjadi simbolnya,” kata Sekretaris Campursari Ngudi Wiromo Waykanan, Leo Budi Santoso, Sabtu, di Blambanganumpu, Lampung.


Panitia, lanjut Budi, meminta pengisi acara menampilkan sesuatu yang unik, tren dan bisa membawa suasana kebersamaan, nasionalisme dan juga refleksi sebagai pijakan langkah ke depan.


View the original article here

Gunung Kidul Diruwat Para Dalang

Gunung Kidul (ANTARA News) – Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Cabang Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan menggelar pertunjukan wayang kulit sebagai tradisi “ruwat bumi” yang bertepatan dengan malam pergantian tahun dari 2010 ke 2011 di Wonosari, Gunung Kidul.

“Tujuannya untuk keselamatan seluruh warga kabupaten ini, termasuk agar terhindar dari segala bencana,” kata Ketua Cabang Gunung Kidul Heri Sadewo di Wonosari, Senin.

Ia mengatakan dua dalang akan tampil sekaligus dalam “ruwat bumi” tersebut, yaitu Sakiyo dan Agus Prabowo yang keduanya adalah kepala desa.

Sakiyo Kepala Desa Wareng Kecamatan Wonosari, sedangkan Agus Prabowo Kepala Desa Natah Kecamatan Nglipar, Kabupaten Gunung Kidul.

“Kami sudah merencanakan pertunjukan wayang kulit ini sejak lama, dan mengurus semua perizinan, serta mengundang para pejabat Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul untuk menyaksikannya,” katanya.

Heri mengatakan pergelaran wayang kulit tersebut juga ntuk melestarikan kesenian tradisional.

“Wayang dalam alur ceritanya selain memberikan tontonan, juga memberikan tuntunan, sehingga kesenian ini perlu dilestarikan, jangan sampai punah,” katanya.(*)

ANT/M008/AR09

View the original article here

Ketoprak Meriahkan Natal di Rembang

Rembang (ANTARA News) – Ratusan umat Kristiani di Gereja Katolik Santo Petrus dan Paulus Rembang, Jawa Tengah, merayakan Natal dengan cara yang unik, yakni dengan pementasan ketoprak dan musik gending usai misa Natal, Sabtu.

Pementasan ketoprak berjudul “Wiyosan Noto Agung” yang diperankan oleh 25 warga Katolik dan 20 anggota karawitan lintas agama itu pun digelar beberapa saat usai para jemaat mengikuti Misa Natal.


Menurut sutradara ketoprak Gereja Katolik Santo Petrus, Karyono, pementasan ketoprak ini memang baru pertama kalinya


View the original article here

Pameran Lukisan “Ayo Ngguyu” Tercatat MURI

Borobudur (ANTARA News) – Pameran tunggal seniman kawasan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Yogi Setyawan (36), bertajuk “Ayo Ngguyu” masuk catatan Museum Rekor Indonesia (MURI) karena dibuka oleh Denok Erowati (75), ibu kandung sang pelukis.

Penyerahan penghargaan disampaikan Manajer MURI, Paulus Pangka, masing-masing kepada Yogi Setyawan dan pemrakarsa pameran 26 Desember 2010 hingga 10 Januari 2011 di Limanjawi Art House sekitar 500 meter timur Candi Borobudur itu, Umar Khusaeni, di Borobudur, Minggu.


View the original article here

Kampus Harus Jadi Taman Pengetahuan

Kampus Harus Jadi Taman Pengetahuan
Ilustrasi. (ANTARA/Hasan Sakri Ghozali/ED/pd)Yogyakarta, (ANTARA News) – Kampus harus dijadikan taman pengetahuan, bukan tempat doktrin, agar terbebas dari berbagai bentuk kekerasan, kata peneliti Pusat Studi Hak Asasi Manusia Universitas Islam Indonesia Yogyakarta Eko Prasetyo.

“Untuk itu, kampus harus mendorong optimalisasi perpustakaan, jika perlu mahasiswa dipaksa untuk masuk ke perpustakaan, karena itulah taman pengetahuan,” katanya pada seminar Mahasiswa Islam dan Gerakan Antikekerasan di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Sabtu.


View the original article here

Peneliti UI Temukan Bukti Baubau Warisan Budaya

Baubau, Sultra (ANTARA News) – Tim Peneliti Sejarah Universitas Indonesia (UI) dalam seminar akhir penelitian yang digelar di Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) menemukan bukti bahwa Kota Baubau merupakan sebagai kota Warisan Budaya Maritim di Indonesia.

Salah Seorang tim peneliti sejarah, Dr. Tono Rudiansyah di Baubau, Selasa mengatakan, Nama Buton (Butun) pertama kali disebut pada tahun 1365 di dalam Negarakartagama sebagai wilayah taklukan Majapahit.


View the original article here

Peggy Nikmati Aktivitas di Belakang Layar

Jakarta (ANTARA News) – Bintang Sinetron Peggy Melati Sukma mengaku dalam tiga tahun terakhir dia jarang terlihat tampil di televisi karena tengah menikmati beraktivitas di belakang layar.

“Sudah tiga tahun terakhir saya jarang menerima tawaran tampil di layar kaca,” kata Peggy Melati Sukma kepada ANTARA di Jakarta, Jumat.


Wanita kelahiran Cirebon itu mengaku tengah asyik dengan berbagai aktivitas di belakang layar, salah satunya menjadi konsultan strategi komunikasi.


View the original article here

Kerajinan Wayang Kulit di Ngawi Tetap Bertahan

Kerajinan Wayang Kulit di Ngawi Tetap BertahanNgawi (ANTARA News) – Kerajinan wayang berbahan dasar dari kulit hewan sapi dan kambing di Desa Dumplengan, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, tetap bertahan, meski minat masyarakat terhadap kesenian tradisonal tersebut makin merosot.

Namun, merosotnya minat masayarkat terlebih generasi muda terhadap kesenian tradisonal wayang tersebut, tidak menurunkan semangat salah seorang perajin wayang kulit, Suwito, warga Desa Dumplengan, untuk terus memproduksi wayang kulit ini.


“Saya menekuni pekerjaan ini sudah sejak dari tahun 1980-an. Dan hingga sekarang masih berjalan, meski pesanan sudah tidak seramai dulu,” ujar Suwito, Senin.


Menurut Suwito, wayang kulit diciptakan berdasarkan cerita saat kejayaan Kerajaan Majapahit yang melakonkan cerita Ramayana dan Mahabarata. Berangkat dari nilai sejarah yang sangat tinggi tersebut, Suwito ingin melestarikan budaya wayang kulit, yang dewasa ini pamornya semakin meredup.


Suwito menekuni usaha pembuatan wayang kulit itu di rumahnya.Lelaki tua itu menekuni pekerjaannya meskipun pesanan yang datang makin menurun.


View the original article here

38 Film akan Diputar di JAFF 2010 di TBY

38 Film akan Diputar di JAFF 2010 di TBYYogyakarta (ANTARA News) – “Jogja-Netpac Asian Film Festival 2010″ akan digelar di Taman Budaya Yogyakarta pada akhir 2010 yang dimotori sineas Garin Nugroho dengan tema “Recovery”.

“Tema ini sengaja kami pilih sebagai ajakan bagi seluruh komponen masyarakat yang ada di Yogyakarta khususnya, maupun Indonesia umumnya untuk memikirkan dan berusaha mengembalikan keadaan yang belakangan ini carut-marut,” kata Garin Nugroho, Minggu.

Menurut dia, banyaknya aksi terorisme, bencana alam dan berbagai kekacauan karena perbuatan manusia sendiri telah menerpa ketenangan semua orang.

“Semua krisis ini dapat mempengaruhi psikologis masyarakat. Pemulihan secara berkala adalah kata yang pas untuk mengembalikan keadaan yang carut-marut ini. Jangan sampai, kekacauan ini hadir dan terus menjamur di kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Ia mengatakan, tema “Recovery” dalam “Jogja-Netpac Asian Film Festival” (JAFF) 2010 mengajak khalayak untuk memaknai proses pemulihan yang sifatnya universal, tidak hanya pemulihan fisik, tetapi pemulihan secara psikologis perlu dilakukan.

“JAFF 2010 sengaja menyajikan film-film yang merefleksikan berbagai persolan psikologi, sosial dan politik secara nyata. Harapannya, sinema dapat menjadi `obat` penenang dan penumbuh semangat para korban bencana,” katanya.

Garin mengatakan, pada 2010 ini JAFF menghadirkan 38 film yang terdiri dari 21 film panjang dan 17 film pendek dari berbagai negara di kawasan Asia.

“Semua itu dibagi dalam program `Asian Feature`, `Light of Asia` dan `Special Screening`,” katanya.

Ia mengatakan, sebagai film pembuka adalah “Tehran Without Permission” (Iran-Perancis) yang mencoba menggambarkan lanskap kontemporer kota Teheran dan proses pemulihan relasi antara pembuat film dan subjeknya.

(V001/H008/S026)

View the original article here

Alanis Morissette Melahirkan

Alanis Morissette Melahirkan
Alanis Morissette (treehugger.com)Los Angeles (ANTARA News) – Penyanyi Alanis Morissette dan suaminya, rapper Mario “Souleye” Treadway, menyambut kelahiran bayi lelaki pada Hari Natal, kata wanita jurubicara Alanis, Senin.

“Semuanya sehat dan gembira,” kata wakil penyanyi tersebut dalam surat elektronik kepada Reuters.

Alanis (36) dan Mario (30) menikah pada Mei 2010.

Alanis, artis peraih Grammy Award, meraih hit luar biasa lewat album ketiganya, “Jagged Little Pill” pada 1995.

Alanis Nadine Morissette –yang dilahirkan pada 1 Juni 1974– adalah penyanyi-penulis lagu, produser rekaman dan aktris Kanada. Ia telah meraih 16 Juno Awards dan tujuh Grammy Awards. Alanis memulai karirnya di Kanada, dan seorang seorang remaja merekam dua album tarian-pop “Alanis dan “Now Is the Time”, di bawah bendera MCA Records, Kanada.

Pada Februari 2005, Alanis mendapat kewarganegaraan naturalisasi dari Amerika Serikat tapi mempertahankan kewarganegaraan Kanadanya. (*)

Reuters/C003/A011

View the original article here

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.